WhatsApp Icon

Z-Mart Resmi Diluncurkan, BAZNAS Perkuat Daya Saing Warung Tradisional

28/04/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo

Bagikan:URL telah tercopy
Z-Mart Resmi Diluncurkan, BAZNAS Perkuat Daya Saing Warung Tradisional

Dokumentasi BAZNAS Kabupaten Purworejo

BAZNAS menghadirkan program Z-Mart sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi warung tradisional menjadi unit usaha yang lebih modern, tertata, dan berdaya saing. Inisiatif ini secara nyata memberikan dorongan baru bagi pertumbuhan dan penguatan sektor usaha mikro di Kabupaten Purworejo.

Program ini diresmikan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Suranto, bersama Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, dan Ketua BAZNAS Purworejo, K.H. Achmad Hamid, di Toko Bayu ZMart milik Lisa Riana, Kledung Karangdalem, Kecamatan Banyuurip, Selasa (28/4/2026). Momentum peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penyerahan logo ZMart, sebagai simbol dimulainya transformasi warung mustahik menuju usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Deputi II BAZNAS RI menjelaskan bahwa pada tahun ini, sebanyak 40 pelaku usaha mikro di Kabupaten Purworejo menjadi penerima manfaat program ZMart dengan total dukungan anggaran mencapai Rp. 320 juta. Dana tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI sebesar Rp. 240 juta dan BAZNAS Kabupaten Purworejo sebesar Rp. 80 juta. Menurutnya, Purworejo dipilih bukan tanpa alasan, melainkan karena kuatnya komitmen dan sinergi pemerintah daerah dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.

Z-Mart dirancang tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi mendorong peningkatan kapasitas usaha secara menyeluruh. Program ini mencakup penguatan stok barang, pembenahan tampilan dan identitas usaha (branding), serta penerapan manajemen ritel modern yang didukung dengan pendampingan intensif dan pelatihan pengelolaan keuangan sederhana.

Secara nasional, Z-Mart telah menjangkau 5.551 unit yang tersebar di 34 provinsi. Sementara itu, di Jawa Tengah, program ini telah hadir di 24 kabupaten/kota dengan total 720 unit. Capaian ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat nasional yang pada tahun 2023 mencapai Rp. 45 triliun, agar dikelola secara transparan, akuntabel, dan mampu memberikan dampak nyata dalam pengentasan kemiskinan.

Sekda Purworejo, Suranto, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program tersebut. Ia menilai Z-Mart sejalan dengan visi pembangunan daerah “Purworejo Berseri” (Berdaya Saing, Sejahtera, Religius, dan Inovatif). Program ini diharapkan tidak hanya menjadi stimulus ekonomi, tetapi juga mampu mendorong kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama BAZNAS Kabupaten Purworejo turut menyalurkan berbagai bantuan sosial, di antaranya rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), paket sembako, serta bantuan kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Purworejo menegaskan bahwa paradigma pengelolaan zakat kini terus diarahkan pada keseimbangan antara bantuan konsumtif dan pemberdayaan produktif. Komposisi penyaluran pun dibagi secara proporsional, yakni 50 persen untuk distribusi langsung dan 50 persen untuk pendayagunaan, termasuk dukungan modal usaha. Ia juga mendorong setiap Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk memiliki target program pemberdayaan, sehingga masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu “naik kelas” secara ekonomi.

Kegiatan launching ZMart ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas KUKMP, Kepala Dinsosdaldukb, Kepala Kemenag Purworejo, jajaran pimpinan BAZNAS, Camat Banyuurip, para penerima manfaat, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai pihak ini memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya mendorong ekonomi umat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purworejo.

Lihat Daftar Rekening →