WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Purworejo Ajak Guru PAI Menjadi Pelopor Gerakan Zakat Profesi dan Penguatan UPZ

Purworejo – BAZNAS Kabupaten Purworejo terus mengintensifkan upaya edukasi dan penguatan kesadaran berzakat di kalangan aparatur dan tenaga pendidik. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Zakat Profesi dan Peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang diselenggarakan di SD Negeri Popongan, Kecamatan Banyuurip, pada Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Plh. Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, Dr. H. Sutarja, M.Ag., M.Pd., Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Khabib Soleh, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M., serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Purworejo, Eko Setello, S.Sy. Turut hadir pula Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Kasi Gara Zawa) Kementerian Agama Kabupaten Purworejo sekaligus Ketua UPZ Kemenag Kabupaten Purworejo, Wahyu Teguh, M.Pd.

Peserta kegiatan merupakan para Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang bertugas di lingkungan Dinas Pendidikan namun penerimaan tunjangannya dikelola melalui Kementerian Agama Kabupaten Purworejo. Kehadiran para guru PAI ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan literasi zakat sekaligus memperkuat peran mereka sebagai agen edukasi zakat di lingkungan masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. H. Sutarja, M.Ag., M.Pd. menyampaikan bahwa zakat profesi merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, semakin banyak muzaki yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Zakat bukan hanya kewajiban ibadah individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang sangat besar. Melalui pengelolaan yang profesional dan amanah, zakat dapat menjadi solusi dalam membantu masyarakat yang kurang mampu serta mendukung berbagai program pemberdayaan,” ujarnya. Beliau juga menyampaikan pentingnya keberadaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai ujung tombak penghimpunan zakat di berbagai instansi. UPZ memiliki peran strategis dalam memudahkan masyarakat dan para pegawai untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara tertib dan sesuai ketentuan syariah.

Sementara itu, K.H. Khabib Soleh menjelaskan tentang keutamman berzakat dan hikmah berzakat sesuai dengan regulasi selian penyampaian materi menegnai zakat profesi, disampaikan juga penjelasan tentang peran dan tugas UPZ kedepannya dalam pengumpulan dan pendistribusian ZIS

 

10/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Perluas Gerakan Zakat, BAZNAS Purworejo Jajaki Sinergi dengan Polres Purworejo

Purworejo – Dalam upaya memperkuat sinergi dan memperluas pemahaman tentang pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Khabib, S.Pd.I., yang akrab disapa Bibsol atau Khabib Soleh, melakukan audiensi dengan Kapolres Purworejo pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kapolres Purworejo dan turut dihadiri oleh Wakapolres Purworejo.

Audiensi ini menjadi bagian dari langkah strategis BAZNAS Kabupaten Purworejo dalam membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai instansi vertikal di wilayah Kabupaten Purworejo. Melalui pertemuan tersebut, BAZNAS menyampaikan rencana pelaksanaan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah kepada jajaran instansi vertikal sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta partisipasi dalam pengelolaan ZIS yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, K.H. Khabib, S.Pd.I. menyampaikan bahwa zakat merupakan instrumen penting dalam pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk institusi kepolisian, sangat diperlukan untuk memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“BAZNAS Kabupaten Purworejo terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga dan instansi. Melalui sosialisasi ZIS di instansi vertikal, kami berharap semakin banyak pihak yang memahami pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan terukur oleh masyarakat,” ungkapnya.

Kapolres Purworejo menyambut baik kunjungan dan inisiatif yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Purworejo. Pihaknya mengapresiasi berbagai program sosial dan pemberdayaan yang telah dilaksanakan BAZNAS serta menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya-upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain membahas rencana sosialisasi ZIS, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kelembagaan antara BAZNAS Kabupaten Purworejo dan Polres Purworejo dalam mendukung program-program kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat.

05/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Kolaborasi BAZNAS dan BTPN Syariah Tebar Manfaat untuk Warga Purworejo

Purworejo – Dalam semangat berbagi kebahagiaan Iduladha 1447 H, BAZNAS Kabupaten Purworejo bersama BTPN Syariah melaksanakan kegiatan penyaluran hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Purworejo, Jumat (29/05/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Purworejo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M., yang turut memantau langsung proses penyembelihan dan pendistribusian daging kurban kepada para penerima manfaat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Purworejo, Kusairi, AP., M.M., serta perwakilan dari BTPN Syariah, yaitu Bapak Doni dan Ibu Ida.

Pada pelaksanaan kurban tahun ini, sebanyak 5 ekor hewan kurban disalurkan melalui kolaborasi antara BTPN Syariah dan BAZNAS Kabupaten Purworejo. Daging kurban tersebut didistribusikan kepada 70 penerima manfaat, yang terdiri dari masyarakat dan keluarga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Purworejo.

Kegiatan ini menjadi istimewa karena merupakan program kurban perdana BTPN Syariah di Kabupaten Purworejo, sebagai wujud komitmen perusahaan dalam berbagi manfaat dan memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat.

Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BTPN Syariah atas sinergi yang terjalin dalam menghadirkan manfaat kurban bagi masyarakat.

Menurutnya, program kurban yang dilaksanakan bersama mitra strategis seperti BTPN Syariah merupakan salah satu bentuk optimalisasi dana sosial agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

29/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Kurban Berkah Berdayakan Desa, BAZNAS Tebar Manfaat untuk 240 Warga Kaligesing

Purworejo – Semangat berbagi dan pemberdayaan masyarakat mewarnai pelaksanaan program Kurban Berkah Berdayakan Desa yang digelar oleh BAZNAS RI di Balai Ternak BAZNAS Desa Ngadirejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Kamis (28/05/2026).

Kegiatan penyembelihan hewan kurban tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Khabib, S.Pd.I., Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M., serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Purworejo, Eko Setello, S.Sy. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Ngadirejo, Agus Muzamil, S.H.I., M.Pd., beserta masyarakat setempat.

Pada pelaksanaan kurban tahun 1447 H ini, sebanyak 20 ekor hewan kurban disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini ditargetkan memberikan manfaat kepada 240 penerima manfaat, khususnya warga sekitar dan kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan pangan serta peningkatan kesejahteraan.

Menariknya, dalam proses penyembelihan hewan kurban, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Khabib, S.Pd.I., turut terlibat langsung sebagai juru sembelih (jagal) kurban. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk nyata pengabdian dan komitmen BAZNAS dalam memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan sesuai syariat sekaligus memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.

K.H. Khabib menyampaikan bahwa program Kurban Berkah Berdayakan Desa tidak hanya bertujuan menyalurkan daging kurban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa melalui penguatan ekonomi peternak lokal dan peningkatan kesejahteraan warga.

"Kurban bukan sekadar ibadah tahunan, tetapi juga sarana berbagi kebahagiaan dan memperkuat kepedulian sosial. Melalui program ini, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat desa, mulai dari pemberdayaan peternak hingga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Balai Ternak BAZNAS di Desa Ngadirejo sendiri merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan. Hewan kurban yang disembelih dalam program ini merupakan hasil pembinaan dan pemberdayaan yang melibatkan masyarakat setempat.

Kepala Desa Ngadirejo, Agus Muzamil, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BAZNAS RI yang menjadikan Balai Ternak BAZNAS Ngadirejo sebagai lokasi penyelenggaraan program kurban. Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa daging kurban, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat desa.

Melalui tema "Kurban Berkah Berdayakan Desa", BAZNAS RI menunjukkan bahwa ibadah kurban dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang berkelanjutan. Tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui program-program produktif yang dikelola secara berkelanjutan.

 

28/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Dari Kurban untuk Masa Depan: 1.080 Kaleng Kornet Siap Dukung Gizi Masyarakat Purworejo

Semarang – Plh. Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, Dr. Sutarja, M.Ag., M.Pd., menghadiri kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam Program Kalengisasi Kornet Iduladha 1447 H yang diselenggarakan untuk mendukung upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem di Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (28/05/2026) di Rumah Potong Hewan (RPH) Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang.

Program kalengisasi kornet merupakan salah satu inovasi pendayagunaan daging kurban agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan dalam jangka waktu yang lebih panjang oleh masyarakat yang membutuhkan. Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 117 ekor sapi disembelih dan diolah menjadi kornet dalam kemasan kaleng yang siap didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Tengah.

Kehadiran Dr. Sutarja dalam kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Purworejo dalam mendukung program-program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah serta para mitra strategis lainnya.

“Program kalengisasi kornet ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menyalurkan daging kurban, tetapi juga memastikan manfaatnya dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata dan berkelanjutan. Ini menjadi salah satu ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus membantu penanggulangan kemiskinan ekstrem,” ungkap Dr. Sutarja.

Dalam program tersebut, setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah direncanakan menerima 1.080 kaleng kornet. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam mendukung program penanggulangan stunting, peningkatan asupan gizi keluarga, serta membantu masyarakat yang masuk dalam kategori rentan dan miskin ekstrem.

BAZNAS Kabupaten Purworejo menyambut baik program ini karena sejalan dengan berbagai upaya yang selama ini dilakukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui distribusi kornet kurban, diharapkan kebutuhan protein hewani masyarakat dapat terpenuhi sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga berisiko stunting.

Program kalengisasi kornet Iduladha 1447 H ini menjadi bukti bahwa semangat berkurban tidak hanya menghadirkan nilai ibadah, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Dengan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan program ini dapat memperkuat upaya pemerintah dan lembaga zakat dalam mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya

 

28/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Purworejo Ajak Guru PAI Menjadi Pelopor Gerakan Zakat Profesi dan Penguatan UPZ
BAZNAS Kabupaten Purworejo Ajak Guru PAI Menjadi Pelopor Gerakan Zakat Profesi dan Penguatan UPZ
Purworejo – BAZNAS Kabupaten Purworejo terus mengintensifkan upaya edukasi dan penguatan kesadaran berzakat di kalangan aparatur dan tenaga pendidik. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Zakat Profesi dan Peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang diselenggarakan di SD Negeri Popongan, Kecamatan Banyuurip, pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Plh. Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, Dr. H. Sutarja, M.Ag., M.Pd., Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Khabib Soleh, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M., serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Purworejo, Eko Setello, S.Sy. Turut hadir pula Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Kasi Gara Zawa) Kementerian Agama Kabupaten Purworejo sekaligus Ketua UPZ Kemenag Kabupaten Purworejo, Wahyu Teguh, M.Pd. Peserta kegiatan merupakan para Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang bertugas di lingkungan Dinas Pendidikan namun penerimaan tunjangannya dikelola melalui Kementerian Agama Kabupaten Purworejo. Kehadiran para guru PAI ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan literasi zakat sekaligus memperkuat peran mereka sebagai agen edukasi zakat di lingkungan masyarakat. Dalam sambutannya, Dr. H. Sutarja, M.Ag., M.Pd. menyampaikan bahwa zakat profesi merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, semakin banyak muzaki yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. “Zakat bukan hanya kewajiban ibadah individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang sangat besar. Melalui pengelolaan yang profesional dan amanah, zakat dapat menjadi solusi dalam membantu masyarakat yang kurang mampu serta mendukung berbagai program pemberdayaan,” ujarnya. Beliau juga menyampaikan pentingnya keberadaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai ujung tombak penghimpunan zakat di berbagai instansi. UPZ memiliki peran strategis dalam memudahkan masyarakat dan para pegawai untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara tertib dan sesuai ketentuan syariah. Sementara itu, K.H. Khabib Soleh menjelaskan tentang keutamman berzakat dan hikmah berzakat sesuai dengan regulasi selian penyampaian materi menegnai zakat profesi, disampaikan juga penjelasan tentang peran dan tugas UPZ kedepannya dalam pengumpulan dan pendistribusian ZIS
BERITA10/06/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Perluas Gerakan Zakat, BAZNAS Purworejo Jajaki Sinergi dengan Polres Purworejo
Perluas Gerakan Zakat, BAZNAS Purworejo Jajaki Sinergi dengan Polres Purworejo
Purworejo – Dalam upaya memperkuat sinergi dan memperluas pemahaman tentang pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Khabib, S.Pd.I., yang akrab disapa Bibsol atau Khabib Soleh, melakukan audiensi dengan Kapolres Purworejo pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kapolres Purworejo dan turut dihadiri oleh Wakapolres Purworejo. Audiensi ini menjadi bagian dari langkah strategis BAZNAS Kabupaten Purworejo dalam membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai instansi vertikal di wilayah Kabupaten Purworejo. Melalui pertemuan tersebut, BAZNAS menyampaikan rencana pelaksanaan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah kepada jajaran instansi vertikal sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta partisipasi dalam pengelolaan ZIS yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dalam kesempatan tersebut, K.H. Khabib, S.Pd.I. menyampaikan bahwa zakat merupakan instrumen penting dalam pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk institusi kepolisian, sangat diperlukan untuk memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. “BAZNAS Kabupaten Purworejo terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga dan instansi. Melalui sosialisasi ZIS di instansi vertikal, kami berharap semakin banyak pihak yang memahami pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan terukur oleh masyarakat,” ungkapnya. Kapolres Purworejo menyambut baik kunjungan dan inisiatif yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Purworejo. Pihaknya mengapresiasi berbagai program sosial dan pemberdayaan yang telah dilaksanakan BAZNAS serta menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya-upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain membahas rencana sosialisasi ZIS, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kelembagaan antara BAZNAS Kabupaten Purworejo dan Polres Purworejo dalam mendukung program-program kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat.
BERITA05/06/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Kolaborasi BAZNAS dan BTPN Syariah Tebar Manfaat untuk Warga Purworejo
Kolaborasi BAZNAS dan BTPN Syariah Tebar Manfaat untuk Warga Purworejo
Purworejo – Dalam semangat berbagi kebahagiaan Iduladha 1447 H, BAZNAS Kabupaten Purworejo bersama BTPN Syariah melaksanakan kegiatan penyaluran hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Purworejo, Jumat (29/05/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Purworejo. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M., yang turut memantau langsung proses penyembelihan dan pendistribusian daging kurban kepada para penerima manfaat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Purworejo, Kusairi, AP., M.M., serta perwakilan dari BTPN Syariah, yaitu Bapak Doni dan Ibu Ida. Pada pelaksanaan kurban tahun ini, sebanyak 5 ekor hewan kurban disalurkan melalui kolaborasi antara BTPN Syariah dan BAZNAS Kabupaten Purworejo. Daging kurban tersebut didistribusikan kepada 70 penerima manfaat, yang terdiri dari masyarakat dan keluarga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Purworejo. Kegiatan ini menjadi istimewa karena merupakan program kurban perdana BTPN Syariah di Kabupaten Purworejo, sebagai wujud komitmen perusahaan dalam berbagi manfaat dan memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BTPN Syariah atas sinergi yang terjalin dalam menghadirkan manfaat kurban bagi masyarakat. Menurutnya, program kurban yang dilaksanakan bersama mitra strategis seperti BTPN Syariah merupakan salah satu bentuk optimalisasi dana sosial agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA29/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Kurban Berkah Berdayakan Desa, BAZNAS Tebar Manfaat untuk 240 Warga Kaligesing
Kurban Berkah Berdayakan Desa, BAZNAS Tebar Manfaat untuk 240 Warga Kaligesing
Purworejo – Semangat berbagi dan pemberdayaan masyarakat mewarnai pelaksanaan program Kurban Berkah Berdayakan Desa yang digelar oleh BAZNAS RI di Balai Ternak BAZNAS Desa Ngadirejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Kamis (28/05/2026). Kegiatan penyembelihan hewan kurban tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Khabib, S.Pd.I., Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M., serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Purworejo, Eko Setello, S.Sy. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Ngadirejo, Agus Muzamil, S.H.I., M.Pd., beserta masyarakat setempat. Pada pelaksanaan kurban tahun 1447 H ini, sebanyak 20 ekor hewan kurban disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini ditargetkan memberikan manfaat kepada 240 penerima manfaat, khususnya warga sekitar dan kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan pangan serta peningkatan kesejahteraan. Menariknya, dalam proses penyembelihan hewan kurban, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Khabib, S.Pd.I., turut terlibat langsung sebagai juru sembelih (jagal) kurban. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk nyata pengabdian dan komitmen BAZNAS dalam memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan sesuai syariat sekaligus memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat. K.H. Khabib menyampaikan bahwa program Kurban Berkah Berdayakan Desa tidak hanya bertujuan menyalurkan daging kurban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa melalui penguatan ekonomi peternak lokal dan peningkatan kesejahteraan warga. "Kurban bukan sekadar ibadah tahunan, tetapi juga sarana berbagi kebahagiaan dan memperkuat kepedulian sosial. Melalui program ini, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat desa, mulai dari pemberdayaan peternak hingga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat yang membutuhkan," ujarnya. Balai Ternak BAZNAS di Desa Ngadirejo sendiri merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan. Hewan kurban yang disembelih dalam program ini merupakan hasil pembinaan dan pemberdayaan yang melibatkan masyarakat setempat. Kepala Desa Ngadirejo, Agus Muzamil, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BAZNAS RI yang menjadikan Balai Ternak BAZNAS Ngadirejo sebagai lokasi penyelenggaraan program kurban. Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa daging kurban, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat desa. Melalui tema "Kurban Berkah Berdayakan Desa", BAZNAS RI menunjukkan bahwa ibadah kurban dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang berkelanjutan. Tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui program-program produktif yang dikelola secara berkelanjutan.
BERITA28/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Dari Kurban untuk Masa Depan: 1.080 Kaleng Kornet Siap Dukung Gizi Masyarakat Purworejo
Dari Kurban untuk Masa Depan: 1.080 Kaleng Kornet Siap Dukung Gizi Masyarakat Purworejo
Semarang – Plh. Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, Dr. Sutarja, M.Ag., M.Pd., menghadiri kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam Program Kalengisasi Kornet Iduladha 1447 H yang diselenggarakan untuk mendukung upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem di Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (28/05/2026) di Rumah Potong Hewan (RPH) Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang. Program kalengisasi kornet merupakan salah satu inovasi pendayagunaan daging kurban agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan dalam jangka waktu yang lebih panjang oleh masyarakat yang membutuhkan. Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 117 ekor sapi disembelih dan diolah menjadi kornet dalam kemasan kaleng yang siap didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Tengah. Kehadiran Dr. Sutarja dalam kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Purworejo dalam mendukung program-program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah serta para mitra strategis lainnya. “Program kalengisasi kornet ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menyalurkan daging kurban, tetapi juga memastikan manfaatnya dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata dan berkelanjutan. Ini menjadi salah satu ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus membantu penanggulangan kemiskinan ekstrem,” ungkap Dr. Sutarja. Dalam program tersebut, setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah direncanakan menerima 1.080 kaleng kornet. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam mendukung program penanggulangan stunting, peningkatan asupan gizi keluarga, serta membantu masyarakat yang masuk dalam kategori rentan dan miskin ekstrem. BAZNAS Kabupaten Purworejo menyambut baik program ini karena sejalan dengan berbagai upaya yang selama ini dilakukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui distribusi kornet kurban, diharapkan kebutuhan protein hewani masyarakat dapat terpenuhi sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga berisiko stunting. Program kalengisasi kornet Iduladha 1447 H ini menjadi bukti bahwa semangat berkurban tidak hanya menghadirkan nilai ibadah, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Dengan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan program ini dapat memperkuat upaya pemerintah dan lembaga zakat dalam mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya
BERITA28/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Jelang Iduladha, BAZNAS Purworejo Survei Hewan Kurban di Kaligesing
Jelang Iduladha, BAZNAS Purworejo Survei Hewan Kurban di Kaligesing
PURWOREJO – Mengandalkan momentum Hari Raya Iduladha yang semakin dekat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo bergerak cepat memastikan kesiapan hewan kurban. Pada Senin (25/5/2026), Wakil Ketua BAZNAS 2 Kabupaten Purworejo, H. Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M. melakukan koordinasi sekaligus survei langsung ke peternakan yang ada di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kaligesing. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan matang BAZNAS dalam menyambut Iduladha 1447 H, sekaligus menyukseskan program nasional bertajuk "Kurban Berkah Berdayakan Desa". Survei ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi kesehatan, kelayakan, dan bobot hewan kurban yang ada di wilayah Kaligesing—daerah yang selama ini terkenal dengan potensi peternakannya, khususnya kambing ras Kaligesing. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa koordinasi ini sangat penting agar ibadah kurban yang diamanahkan melalui BAZNAS benar-benar memenuhi syariat Islam dan memberikan dampak nyata. "Lewat tema Kurban Berkah Berdayakan Desa, kami ingin ibadah kurban tidak hanya sekadar ritual ibadah saja, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi di tingkat desa. Kami membeli hewan kurban langsung dari peternak lokal di Desa Ngadirejo, sehingga manfaat ekonominya berputar di desa ini," ujarnya.
BERITA25/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Ketua BAZNAS Periode 2021–2026 Serahkan Jabatan dan Aset kepada Plh. Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2026–2031
Ketua BAZNAS Periode 2021–2026 Serahkan Jabatan dan Aset kepada Plh. Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2026–2031
PURWOREJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan serah terima jabatan dan barang inventaris dari Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2021–2026 kepada Pelaksana Harian (Plh.) Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2026–2031, Kamis (21/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Purworejo tersebut dilaksanakan sebagai bentuk tertib administrasi dan keberlanjutan tata kelola kelembagaan seiring Ketua BAZNAS melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Prosesi serah terima berlangsung secara tertib, sederhana, dan penuh kekeluargaan. Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan dokumen administrasi, kewenangan tugas kedinasan, serta barang inventaris yang berkaitan dengan operasional kelembagaan BAZNAS Kabupaten Purworejo. Acara ini turut disaksikan oleh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2021–2026, H. Sartu ALi Muhsin, S.Pd.Idan Jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2026-2031 Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2021–2026, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh program dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik selama dirinya menjalankan ibadah haji. “Saya berharap seluruh jajaran tetap menjaga kekompakan dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Amanah pengelolaan zakat harus terus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya. Sementara itu, Plh. Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2026–2031, Dr. Sutarja, M.Ag., M.Pd. menyatakan kesiapan untuk melanjutkan koordinasi dan memastikan seluruh aktivitas kelembagaan berjalan sebagaimana mestinya. “Kami akan melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya serta memastikan pelayanan, program pendistribusian, dan administrasi kelembagaan tetap berjalan optimal,” ujarnya
BERITA22/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Hadiri Sosialisasi Permensos No. 3 Tahun 2024
BAZNAS Kabupaten Purworejo Hadiri Sosialisasi Permensos No. 3 Tahun 2024
PURWOREJO — Guna memastikan penyaluran bantuan sosial dan pemberdayaan mustahik berjalan di atas koridor hukum yang tepat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo memperkuat sinergi regulasi bersama Pemerintah Daerah. Pelaksana Harian (PLh) Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, Dr. Sutarja, M.Ag., M.Pd., menghadiri langsung agenda Sosialisasi Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 3 Tahun 2024 dan Permensos Nomor 8 Tahun 2021. Acara tersebut diinisiasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Purworejo pada Kamis (21/05/2026). Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi para pemangku kepentingan di bidang kesejahteraan sosial. Hadirnya Permensos Nomor 3 Tahun 2024 merupakan langkah penyempurnaan regulasi demi mendongkrak efektivitas pelayanan sosial di daerah. Sementara itu, Permensos Nomor 8 Tahun 2021 tetap menjadi kompas utama dalam pelaksanaan program kesejahteraan secara terpadu. Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh pihak dapat memiliki pemahaman yang sama terhadap regulasi yang berlaku sehingga pelaksanaan program sosial di Kabupaten Purworejo semakin optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Sinergi TNI dan Lembaga Keagamaan: Wakil Ketua I BAZNAS Purworejo Hadiri Penutupan TMMD di Kecamatan Bener
Sinergi TNI dan Lembaga Keagamaan: Wakil Ketua I BAZNAS Purworejo Hadiri Penutupan TMMD di Kecamatan Bener
PURWOREJO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Benowo, Kecamatan Bener, resmi ditutup pada Kamis (21/05/2026). Penutupan agenda kemanunggalan ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Khabib, S.Pd.I. Acara penutupan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Purworejo, perwira TNI/Polri, perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat yang antusias menyambut wajah baru desa mereka. TMMD Sengkuyung terbukti menjadi salah satu katalisator paling strategis dalam memangkas ketimpangan pembangunan di wilayah pedesaan. Selama program berlangsung, kolaborasi intensif antara prajurit TNI dan warga lokal berhasil merampungkan kegiatan yang ada di Desa Benowo
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Gerak Cepat Hadapi Kekeringan, BAZNAS Purworejo Hadiri Rakor Lintas Sektoral di BPBD Purworejo
Gerak Cepat Hadapi Kekeringan, BAZNAS Purworejo Hadiri Rakor Lintas Sektoral di BPBD Purworejo
PURWOREJO — Menghadapi siklus musim kemarau tahun 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo mengambil langkah proaktif dengan terlibat langsung dalam pemetaan mitigasi bencana daerah. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di Aula BPBD Kabupaten Purworejo, Kamis (21/5/2026). Rakor strategis ini menjadi wadah konsolidasi besar-besaran yang mempertemukan unsur Pemerintah Daerah, TNI/Polri, instansi terkait, relawan kebencanaan, hingga lembaga sosial kemanusiaan. Langkah ini diambil sebagai strategi preventif (pencegahan) mengingat risiko kekeringan dan titik api biasanya melonjak tajam saat kemarau mencapai puncaknya. Dalam forum tersebut, lintas sektor menyepakati beberapa poin krusial, di antaranya: Pemetaan Zona Merah: Mengidentifikasi kembali wilayah-wilayah di Kabupaten Purworejo yang paling rentan mengalami krisis air bersih dan rawan kebakaran. Manajemen Logistik Air Bersih: Mematangkan teknis dan jalur distribusi bantuan armada air bersih agar bisa menyasar warga terdampak secara cepat dan merata. Sistem Respon Cepat Karhutla: Penguatan koordinasi di lapangan guna mendeteksi dan menjinakkan titik api (hotspot) secara dini sebelum meluas ke area hutan atau lahan warga.
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Wakil Ketua IV Jabat Plh Sementara Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo
Wakil Ketua IV Jabat Plh Sementara Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo
PURWOREJO – Dalam rangka menjaga kelancaran roda organisasi dan pelayanan zakat kepada masyarakat, Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Kabupaten Purworejo, Dr. Sutarja, M.Ag., M.Pd. resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo. Penunjukan ini dilakukan karena Ketua BAZNAS tengah melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Prosesi penetapan Plh. Ketua berlangsung secara tertib dan khidmat di Kantor BAZNAS Kabupaten Purworejo. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Purworejo. Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk dukungan penuh pemerintah daerah dan Kementerian Agama atas keberlanjutan tata kelola kelembagaan BAZNAS. Dalam amanahnya sebagai Plh., Wakil Ketua IV berkomitmen untuk memastikan seluruh program, pelayanan pentasharufan, dan administrasi kelembagaan tetap berjalan optimal selama Ketua BAZNAS melaksanakan ibadah haji. Sementara itu, para pejabat yang hadir menyampaikan apresiasi atas kesiapan internal BAZNAS dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Mereka menilai bahwa penunjukan Plh. merupakan langkah tepat untuk memastikan seluruh agenda dan program tetap berjalan tanpa hambatan.
BERITA20/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode Baru: Siap Emban Amanah Dan Sejahterakan Umat
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode Baru: Siap Emban Amanah Dan Sejahterakan Umat
PURWOREJO – Babak baru pengelolaan zakat di Kabupaten Purworejo resmi dimulai. Menyusul berakhirnya masa bakti kepengurusan sebelumnya, jajaran Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo yang telah resmi dilantik untuk mengemban amanah umat. Segenap keluarga besar BAZNAS Kabupaten Purworejo mengucapkan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2026 - 2031. Kehadiran wajah-wajah baru di jajaran pimpinan ini membawa angin segar dan optimisme tinggi untuk melanjutkan serta meningkatkan capaian-capaian positif yang telah dirintis oleh kepengurusan terdahulu. Struktur Kepengurusan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2026 - 2031 adalah : Drs. H. Fatkhurohman, M.M. Sebagai Ketua K.H. Khabib, S.Pd.I sebagai Wakil Ketua I H. Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M. sebagai Wakil Ketua II Hj. Rr. Nurul Komariyah, S.Sos., MAP sebagai Wakil Ketua III Dr. Sutarja, M.Ag., M.Pd. sebagai Wakil Ketua IV
BERITA20/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Terima Kasih atas Dedikasi dan Pengabdian Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2021-2026
Terima Kasih atas Dedikasi dan Pengabdian Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purworejo Periode 2021-2026
TERIMA KASIH ATAS DEDIKASI DAN PENGABDIAN 10 TAHUN PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN PURWOREJO PURWOREJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo menggelar acara refleksi dan apresiasi khusus untuk menghormati pimpinan BAZNAS periode berjalan yang telah genap mendedikasikan waktu, pikiran, dan tenaganya selama 10 tahun (dua periode) dalam mengelola serta mengembangkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Purworejo. Selama satu dekade terakhir, di bawah kepemimpinan yang visioner dan amanah, BAZNAS Purworejo telah mengalami transformasi yang sangat signifikan. Pengumpulan dana ZIS terus meningkat saban tahun, yang berbanding lurus dengan meluasnya jangkauan program pendayagunaan untuk kemaslahatan umat. Jejak Kebaikan dan Program Unggulan Selama 10 tahun pengabdian, berbagai program monumental telah berhasil diluncurkan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Purworejo, di antaranya: Purworejo Takwa: Peningkatan sarana ibadah dan pembinaan mualaf serta guru mengaji. Purworejo Cerdas: Pemberian beasiswa bagi siswa dan mahasiswa kurang mampu demi memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Purworejo Sehat: Bantuan layanan kesehatan dan penebusan biaya pengobatan bagi mustahik. Purworejo Makmur: Pemberdayaan ekonomi produktif melalui modal usaha dan pelatihan UMKM agar mustahik dapat bertransformasi menjadi muzaki. Purworejo Peduli: Respon cepat tanggap bencana dan bedah rumah tidak layak huni (RTLH). Apresiasi dan Rasa Terima Kasih Segenap keluarga besar BAZNAS Kabupaten Purworejo, Pemerintah Daerah, serta seluruh masyarakat menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang tak terhingga atas pengorbanan dan keikhlasan yang telah dicurahkan oleh jajaran pimpinan selama ini. "Sepuluh tahun bukanlah waktu yang pendek. Dibutuhkan konsistensi, integritas tinggi, dan hati yang tulus untuk menjaga amanah umat. Fondasi kuat yang telah diletakkan oleh pimpinan periode ini akan menjadi pijakan berharga bagi kemajuan BAZNAS Purworejo di masa-masa yang akan datang." Harapan ke Depan Meski masa bakti kepemimpinan 10 tahun ini akan segera berganti, nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepedulian yang telah ditanamkan diharapkan tetap hidup dan terus berkembang. Semoga segala daya upaya, keringat, dan kebaikan yang telah ditorehkan oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purworejo selama 10 tahun ini dicatat sebagai amal jariyah yang berlipat ganda oleh Allah SWT, serta senantiasa membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat Purworejo secara luas. Terima kasih, Pimpinan! Dedikasimu menginspirasi, pengabdianmu menyejahterakan umat.
BERITA20/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Bupati Purworejo Lantik Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031
Bupati Purworejo Lantik Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031
PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo resmi melantik jajaran Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo periode 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Ruang Arahiwang Setda Purworejo, Sabtu (16/05/2026). Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, SH, dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda, tokoh agama, kepala OPD, camat, hingga tamu undangan lainnya. Suasana haru terasa ketika salah satu pimpinan BAZNAS yang dilantik, Rr. Nurul Qomariyah, S.Sos., M.A.P., mengikuti pengambilan sumpah jabatan secara daring melalui Zoom Meeting karena sedang menunaikan ibadah haji di Mekkah. Meski berlangsung secara virtual dari tanah suci, prosesi pelantikan tetap berjalan lancar dan penuh makna. Kehadiran Nurul Qomariyah secara daring menjadi momen yang menarik perhatian para tamu undangan dalam agenda tersebut. Adapun lima pimpinan BAZNAS Kabupaten Purworejo yang resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031 yakni Drs. H. Fathkurrahman, M.M., KH. Khabib Sholeh, S.Pd.I., Dr. H. Sutarja, M.Ag., M.Pd., Adi Kurnia Putra, S.Pd.I., M.M., serta Rr. Nurul Qomariyah, S.Sos., M.A.P. Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan. Menurutnya, BAZNAS memiliki posisi strategis dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Purworejo. Ia menekankan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah ke depan perlu diarahkan pada program-program yang lebih produktif dan berkelanjutan. Tidak hanya sebatas bantuan konsumtif, namun juga mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat agar lebih mandiri. “BAZNAS diharapkan mampu menghadirkan program yang benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat. Selain membantu kebutuhan sesaat, juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian umat,” ungkap Bupati. Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan tata kelola lembaga secara profesional dan transparan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat. Dengan meningkatnya public trust, potensi penghimpunan zakat di Kabupaten Purworejo diyakini dapat terus berkembang secara optimal. Pemerintah Kabupaten Purworejo, lanjutnya, siap mendukung berbagai program kemaslahatan yang dijalankan BAZNAS, termasuk memperkuat sinergi dengan ulama, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Prosesi pelantikan tersebut turut disaksikan Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah KH. Ahmad Darodji, jajaran Forkopimda, perwakilan Komisi IV DPRD Purworejo, para kepala OPD, camat, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kabupaten Purworejo
BERITA16/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Menembus Medan Curam, Relawan BAZNAS Purworejo Diperkuat Teknik Vertical Rescue
Menembus Medan Curam, Relawan BAZNAS Purworejo Diperkuat Teknik Vertical Rescue
PURWOREJO — Upaya memperkuat kapasitas relawan kebencanaan terus dilakukan di Kabupaten Purworejo. Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026, BAZNAS Kabupaten Purworejo bersama BPBD Kabupaten Purworejo menggelar Pelatihan Pertolongan di Medan Ketinggian (Vertical Rescue), Senin (11/05/2026), di kawasan Bendung Kedung Putri. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan relawan dalam menghadapi situasi darurat di wilayah dengan karakter geografis berbukit dan rawan longsor seperti Purworejo. Sebanyak 15 relawan mengikuti pelatihan intensif yang difokuskan pada teknik penyelamatan di area terjal dan sulit dijangkau. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Purworejo, Yeniar Arbayanto, SE, menilai pelatihan tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana daerah. Menurutnya, kondisi alam Purworejo membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan khusus dalam proses evakuasi korban di medan ekstrem. “Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Di wilayah seperti Purworejo, kemampuan vertical rescue menjadi sangat penting karena proses evakuasi di medan curam memiliki risiko tinggi dan membutuhkan teknik khusus,” ungkap Yeniar saat membuka kegiatan. Ia juga mengingatkan peserta agar selalu mengutamakan keselamatan, membangun komunikasi tim yang solid, serta memahami prosedur teknis secara detail selama proses penyelamatan berlangsung. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari penguatan kapasitas relawan melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang diinisiasi BAZNAS RI. Menurutnya, relawan kebencanaan tidak hanya dituntut memiliki semangat kemanusiaan, tetapi juga harus dibekali kemampuan teknis dan mental yang kuat saat berada di lapangan. “Kami ingin relawan BAZNAS memiliki kompetensi yang memadai, disiplin, dan siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan masyarakat. Keselamatan dalam proses evakuasi menjadi prioritas utama, sehingga pelatihan seperti ini sangat penting,” ujar K.H. Achmad Hamid didampingi Wakil Ketua BAZNAS Purworejo, H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I. Dalam sesi praktik, peserta mendapatkan materi lanjutan terkait teknik evakuasi korban menggunakan tandu di area vertikal. Instruktur BPBD Purworejo, Kurnia Arif Nugroho, menjelaskan bahwa simulasi difokuskan pada penanganan korban di lokasi dengan akses terbatas seperti jurang, sumur, maupun tebing. “Peserta dilatih bagaimana melakukan pengemasan korban di tandu secara aman sebelum proses pengangkatan atau penurunan dilakukan menggunakan sistem tali. Teknik ini sangat penting agar korban tetap stabil dan keselamatannya terjaga selama evakuasi,” jelasnya. Berbagai perlengkapan standar vertical rescue turut digunakan dalam simulasi, mulai dari tali karmantel, harness, carabiner, descender, ascender, hingga basket stretcher yang dirancang khusus untuk proses evakuasi di medan vertikal. Suasana pelatihan berlangsung serius namun penuh semangat. Para relawan tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik, mulai dari pemasangan peralatan, teknik pengamanan personel, hingga simulasi penyelamatan korban dari area berketinggian. Melalui kegiatan ini, sinergi antara BPBD dan relawan BAZNAS diharapkan semakin kuat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kabupaten Purworejo. Dengan kemampuan yang terus diasah, relawan diharapkan mampu bergerak cepat, tepat, dan profesional dalam membantu masyarakat saat kondisi darurat terjadi
BERITA11/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Z-Mart Resmi Diluncurkan, BAZNAS Perkuat Daya Saing Warung Tradisional
Z-Mart Resmi Diluncurkan, BAZNAS Perkuat Daya Saing Warung Tradisional
BAZNAS menghadirkan program Z-Mart sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi warung tradisional menjadi unit usaha yang lebih modern, tertata, dan berdaya saing. Inisiatif ini secara nyata memberikan dorongan baru bagi pertumbuhan dan penguatan sektor usaha mikro di Kabupaten Purworejo. Program ini diresmikan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Suranto, bersama Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, dan Ketua BAZNAS Purworejo, K.H. Achmad Hamid, di Toko Bayu ZMart milik Lisa Riana, Kledung Karangdalem, Kecamatan Banyuurip, Selasa (28/4/2026). Momentum peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penyerahan logo ZMart, sebagai simbol dimulainya transformasi warung mustahik menuju usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan. Deputi II BAZNAS RI menjelaskan bahwa pada tahun ini, sebanyak 40 pelaku usaha mikro di Kabupaten Purworejo menjadi penerima manfaat program ZMart dengan total dukungan anggaran mencapai Rp. 320 juta. Dana tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI sebesar Rp. 240 juta dan BAZNAS Kabupaten Purworejo sebesar Rp. 80 juta. Menurutnya, Purworejo dipilih bukan tanpa alasan, melainkan karena kuatnya komitmen dan sinergi pemerintah daerah dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Z-Mart dirancang tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi mendorong peningkatan kapasitas usaha secara menyeluruh. Program ini mencakup penguatan stok barang, pembenahan tampilan dan identitas usaha (branding), serta penerapan manajemen ritel modern yang didukung dengan pendampingan intensif dan pelatihan pengelolaan keuangan sederhana. Secara nasional, Z-Mart telah menjangkau 5.551 unit yang tersebar di 34 provinsi. Sementara itu, di Jawa Tengah, program ini telah hadir di 24 kabupaten/kota dengan total 720 unit. Capaian ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat nasional yang pada tahun 2023 mencapai Rp. 45 triliun, agar dikelola secara transparan, akuntabel, dan mampu memberikan dampak nyata dalam pengentasan kemiskinan. Sekda Purworejo, Suranto, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program tersebut. Ia menilai Z-Mart sejalan dengan visi pembangunan daerah “Purworejo Berseri” (Berdaya Saing, Sejahtera, Religius, dan Inovatif). Program ini diharapkan tidak hanya menjadi stimulus ekonomi, tetapi juga mampu mendorong kemandirian masyarakat secara berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama BAZNAS Kabupaten Purworejo turut menyalurkan berbagai bantuan sosial, di antaranya rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), paket sembako, serta bantuan kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Purworejo menegaskan bahwa paradigma pengelolaan zakat kini terus diarahkan pada keseimbangan antara bantuan konsumtif dan pemberdayaan produktif. Komposisi penyaluran pun dibagi secara proporsional, yakni 50 persen untuk distribusi langsung dan 50 persen untuk pendayagunaan, termasuk dukungan modal usaha. Ia juga mendorong setiap Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk memiliki target program pemberdayaan, sehingga masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu “naik kelas” secara ekonomi. Kegiatan launching ZMart ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas KUKMP, Kepala Dinsosdaldukb, Kepala Kemenag Purworejo, jajaran pimpinan BAZNAS, Camat Banyuurip, para penerima manfaat, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai pihak ini memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya mendorong ekonomi umat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
BERITA28/04/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Ikuti Rakorda di Bandungan, Perkuat Sinergi dengan MUI
Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Ikuti Rakorda di Bandungan, Perkuat Sinergi dengan MUI
SEMARANG — Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I., menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bertempat di Bandungan, Kabupaten Semarang, pada 9 –10 April 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat peran BAZNAS Kabupaten/Kota Se Jawa Tengah serta sinergi antar lembaga dalam pelayanan umat. Dalam Rakorda tersebut, salah satu materi penting yang dibahas adalah rencana pembayaran BPJS Ketenagakerjaan bagi para marbot masjid. Program ini diharapkan dapat memberikan perlindungan sosial bagi para marbot yang selama ini berperan besar dalam menjaga dan memakmurkan masjid, namun seringkali belum mendapatkan jaminan kesejahteraan yang memadai. Selain itu, Rakorda juga menekankan pentingnya sinergi antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan BAZNAS Kabupaten/Kota Se Jawa Tengah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan solusi yang lebih komprehensif, khususnya dalam bidang sosial keagamaan. Tidak hanya itu, pembahasan juga mengarah pada upaya bersama dalam pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat vertikal. Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas jangkauan penghimpunan zakat serta meningkatkan optimalisasi pengelolaan zakat di berbagai lini kelembagaan. H. Sartu Ali Muhsin menyampaikan bahwa Rakorda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan. “Dengan adanya sinergi yang baik, diharapkan program-program BAZNAS ke depan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujarnya. Melalui keikutsertaan dalam Rakorda ini, BAZNAS Kabupaten Purworejo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan umat.
BERITA11/04/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Haru di Tursino, Ibu dengan 8 Anak Terima Bantuan RTLH dari BAZNAS Kabupaten Purworejo
Haru di Tursino, Ibu dengan 8 Anak Terima Bantuan RTLH dari BAZNAS Kabupaten Purworejo
PURWOREJO — Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama BAZNAS Kabupaten Purworejo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu melalui penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Purworejo, Bapak Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., kepada warga di Desa Tursino Kecamatan Kutoarjo pada Kamis, 9 April 2026. Penerima bantuan diketahui merupakan seorang ibu yang harus menghidupi delapan orang anak seorang diri. Dalam kondisi keterbatasan ekonomi, ia tinggal di rumah yang kurang layak huni, sehingga menarik perhatian pemerintah setempat untuk segera memberikan bantuan. Melalui program BAZNAS Kabupaten Purworejo, bantuan RTLH sebesar Rp15 juta diberikan guna membantu perbaikan tempat tinggal agar lebih layak dan nyaman untuk dihuni bersama keluarganya. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Purworejo menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus wujud nyata dari sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan warga. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima, serta menjadi awal kehidupan yang lebih baik,” ujarnya. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Purworejo dalam program ini diharapkan terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam membantu warga kurang mampu agar dapat hidup lebih layak. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan rumah penerima dapat segera diperbaiki sehingga memberikan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman bagi anak-anaknya. Semoga bantuan yang diberikan membawa keberkahan dan manfaat jangka panjang bagi keluarga tersebut
BERITA10/04/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Layanan Tetap Hadir! Ini Jadwal Operasional BAZNAS Purworejo Selama Cuti Bersama Idul Fitri
Layanan Tetap Hadir! Ini Jadwal Operasional BAZNAS Purworejo Selama Cuti Bersama Idul Fitri
Hai Sobat Zakat.. Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Purworejo tetap membuka layanan untuk: ???? Pembuatan SK UPZ ???? Pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) ???? Pembayaran Zakat Fitrah Mari tunaikan kewajiban dan berbagi kebaikan dengan lebih mudah dan tertata ????? ? Silakan datang pada jam layanan yang telah ditentukan ???? Kantor BAZNAS Kabupaten Purworejo Bersama zakat, kita kuatkan umat dan wujudkan keberkahan ????
BERITA18/03/2026 | Humas BAZNAS Purworejo
Mudik Bahagia Bersama BAZNAS Kabupaten Purworejo
Mudik Bahagia Bersama BAZNAS Kabupaten Purworejo
PURWOREJO — Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kabupaten Purworejo kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat melalui Program Mudik Gratis Tahun 2026. Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo, program ini menjadi solusi bagi para perantau, khususnya dari wilayah Jabodetabek, untuk pulang ke kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi. Sebanyak tujuh armada bus diberangkatkan dalam program ini, di mana BAZNAS Kabupaten Purworejo turut memfasilitasi dua unit armada bus. Keikutsertaan BAZNAS menjadi bagian nyata kontribusi dalam membantu masyarakat kurang mampu agar tetap dapat merayakan kebersamaan dengan keluarga di momen penting. Perjalanan mudik dimulai pada 16 Maret 2026 dari halaman parkir Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Rombongan pemudik berangkat dengan penuh semangat dan harapan untuk dapat kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan BAZNAS Kabupaten Purworejo, Eko Setello, turut mendampingi jalannya program mudik gratis. Setelah menempuh perjalanan panjang, para pemudik tiba dengan selamat di Terminal Kabupaten Purworejo. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Bupati Purworejo, Sekretaris Daerah, Asisten I Setda Kabupaten Purworejo, serta jajaran perwakilan dinas dan instansi terkait. Suasana penyambutan berlangsung penuh keakraban dan kebahagiaan. Program ini disambut antusias oleh para peserta. Salah satunya, Iwan, pemudik asal Desa Pucangagung, Kecamatan Bayan, yang mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut. “Alhamdulillah, program ini sangat membantu kami para perantau. Biaya perjalanan bisa dialihkan untuk kebutuhan keluarga di rumah. Semoga ke depan jumlah armadanya bisa ditambah agar lebih banyak lagi yang terbantu,” ungkapnya. Program Mudik Gratis ini menjadi bukti nyata peran BAZNAS Kabupaten Purworejo dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Purworejo mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu sesama serta memperkuat solidaritas sosial.
BERITA17/03/2026 | Humas BAZNAS Purworejo
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Purworejo.

Lihat Daftar Rekening →