WhatsApp Icon
Seperempat Abad BAZNAS: 25 Tahun Mengabdi, Melayani Umat untuk Indonesia yang Lebih Kuat

 17 Januari 2026 menjadi penanda perjalanan penting bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang telah memasuki usia ke-25 tahun. Seperempat abad bukanlah waktu yang singkat. Ia adalah saksi atas ikhtiar panjang dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen strategis untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan umat.

Dalam perjalanannya, BAZNAS terus bertransformasi—dari lembaga pengelola zakat yang bersifat administratif menuju institusi modern yang mengedepankan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata. Berbagai program pendayagunaan ZIS telah hadir menyentuh kebutuhan mustahik, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga respon kemanusiaan dan kebencanaan.

Milad ke-25 ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan optimisme. Potensi zakat di Indonesia yang sangat besar merupakan peluang sekaligus amanah. Dengan meningkatnya kesadaran muzaki dan dukungan berbagai pihak, pengumpulan ZIS diharapkan terus tumbuh, tidak hanya secara nominal, tetapi juga dari sisi partisipasi dan kepercayaan publik.

BAZNAS optimis bahwa zakat bukan sekadar kewajiban individual, melainkan kekuatan kolektif umat. Setiap rupiah ZIS yang ditunaikan adalah harapan baru bagi mereka yang membutuhkan dan langkah nyata menuju kemandirian sosial-ekonomi. Oleh karena itu, penguatan pengumpulan ZIS harus terus dilakukan melalui inovasi layanan, digitalisasi, kolaborasi lintas sektor, serta pendekatan yang humanis dan inklusif.

Di usia ke-25 ini, BAZNAS meneguhkan komitmen untuk terus hadir sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan berdampak. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui jalur resmi, agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.

Milad ke-25 bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal langkah yang lebih kuat menuju masa depan zakat yang berdaya, umat yang sejahtera, dan Indonesia yang lebih berkeadilan

17/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Langkah Sehat Penuh Makna, BAZNAS Kabupaten Purworejo Semarakkan HAB Kemenag ke-80

Purworejo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo turut ambil bagian dalam kegiatan Jalan Sehat dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti oleh jajaran ASN Kemenag, perwakilan lembaga mitra, tokoh agama, serta masyarakat umum. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Purworejo menjadi bentuk sinergi dan dukungan nyata terhadap semangat HAB ke-80 yang mengusung nilai kebersamaan, kesehatan, dan penguatan peran Kementerian Agama dalam melayani umat.

Rute Jalan Sehat dimulai dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, dilanjutkan melalui Jl. H. Agus Salim, Masjid Baitussyarif, belok kiri menuju Lampu Merah Mranti, lurus ke selatan melalui Jl. Letjend Sarwo Edhi Wibowo, melintasi Rel Sindurjan hingga TK Tunas Rimba. Peserta kemudian berbelok kiri menuju Pasar Guron, belok kanan ke arah SMK Penabur, melewati Pojok Alun-alun, lalu belok kiri ke utara melalui Jl. Mayjend Sutoyo, melintasi Stasiun Lama, bekas Pasar Suronegaran, hingga Jl. Urip Sumoharjo. Rute berlanjut ke kiri menuju KSP Binamas, lurus melewati SPBU Suronegaran, belok kiri di Lampu Merah Plaza, dan berakhir kembali di Kantor Kemenag Kabupaten Purworejo sebagai garis finis.

Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk peringatan HAB Kemenag ke-80, tetapi juga sebagai sarana mempererat ukhuwah, meningkatkan kebugaran jasmani, serta memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Kementerian Agama dalam pelayanan dan pemberdayaan umat.

Dengan penuh semangat dan kebersamaan, kegiatan Jalan Sehat ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen seluruh elemen, termasuk BAZNAS Kabupaten Purworejo, dalam mendukung visi Kementerian Agama yang semakin berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat luas

 

08/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Paparkan Peran Strategis Pengelolaan Zakat dalam Rapat Kerja Komisi IV DPRD

Purworejo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo menghadiri Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) pada Selasa, 6 Januari 2026, di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo.

Ketua BAZNAS KAbupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I dan Wakil Ketua, H.Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I hadir mewakili BAZNAS Kabupaten Purworejo dalam rapat kerja tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan DPRD dan Pemerintah Daerah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan ketahanan sosial di Kabupaten Purworejo.

Dalam forum tersebut, BAZNAS Kabupaten Purworejo memaparkan berbagai program pengumpulan dan pendayagunaan ZIS yang telah dan sedang dilaksanakan, khususnya yang menyasar kelompok mustahik di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, serta penanganan kebencanaan. BAZNAS juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap pelaksanaan program.

Selain itu, BAZNAS Kabupaten Purworejo menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat harmoni sosial dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Sinergi dengan Kesbangpol dan FKUB dinilai penting dalam menjaga kondusivitas sosial serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat.

Rapat kerja ini menjadi ruang dialog yang konstruktif bagi BAZNAS Kabupaten Purworejo untuk menyampaikan capaian, tantangan, serta rencana pengembangan program ke depan. Melalui dukungan dan pengawasan DPRD, diharapkan peran zakat dapat semakin optimal sebagai instrumen sosial dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Purworejo.

 

Rapat kerja ditutup dengan penyampaian rekomendasi dan kesepahaman bersama sebagai dasar tindak lanjut antar lembaga guna memperkuat kolaborasi dan efektivitas program sosial kemasyarakatan di Kabupaten Purworejo.

07/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo dan Kemenag Kabupaten Purworejo Sinergi Tingkatkan Pelaporan dan Pendataan UPZ ZIS

Purworejo — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I menjadi narasumber dalam kegiatan Pelaporan dan Evaluasi Pendataan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Agama Kabupaten Purworejo dan BAZNAS Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (30/12/2025) di PLHUT Kemenag Kabupaten Purworejo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, H. Mukhlis Abdillah, S.Ag., MH. serta Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kemenag Kabupaten Purworejo, Muhamad Basuni, S.Ag dan diikuti oleh para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Purworejo serta Penyuluh Agama Islam dengan spesialisasi zakat.

Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo menegaskan pentingnya akurasi dan ketertiban administrasi dalam pendataan serta pelaporan UPZ ZIS. Menurutnya, data yang valid dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung kelancaran proses audit dan perencanaan program pendistribusian zakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Kemenag dan BAZNAS. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat peran KUA dan Penyuluh Agama Islam sebagai garda terdepan dalam pembinaan UPZ dan edukasi perzakatan kepada masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya keseragaman sistem pelaporan UPZ sesuai regulasi yang berlaku. Evaluasi ini diharapkan mampu memetakan capaian sekaligus kendala di lapangan sebagai bahan perbaikan berkelanjutan.

Melalui kegiatan pelaporan dan evaluasi ini, diharapkan pengelolaan ZIS melalui UPZ di Kabupaten Purworejo semakin tertib, terukur, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat.

30/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Mantapkan Sinergi Relawan Lewat Pelatihan Tanggap Bencana

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam melalui Pelatihan Tanggap Bencana bagi Relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Senin–Selasa (29–30/12/2025), sebagai upaya peningkatan kapasitas relawan dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya kecelakaan air.

Pelatihan yang dipusatkan di Gedung PGRI Purworejo ini diikuti oleh 25 peserta terpilih dari berbagai unsur relawan lintas organisasi. Fokus utama kegiatan meliputi penanganan kecelakaan air, teknik evakuasi korban, serta penguatan koordinasi antarlembaga kebencanaan di Kabupaten Purworejo.

Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo sekaligus Ketua Panitia, H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I., menjelaskan bahwa pembentukan dan pembinaan pasukan BTB merupakan langkah strategis BAZNAS dalam merespons karakteristik geografis Purworejo yang rawan bencana, mulai dari kecelakaan laut, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem.

“Setiap tahun BAZNAS mengalokasikan anggaran untuk penyegaran dan peningkatan kapasitas personel BTB. Relawan direkrut dari berbagai unsur, seperti BPBD, MDMC Muhammadiyah, hingga Ansor, agar tercipta sinergi dan kesiapan yang solid di lapangan,” ujarnya saat membuka pelatihan.

Menariknya, pelatihan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, tetapi juga penguatan nilai spiritual. BAZNAS menyisipkan materi akidah sebagai fondasi kerja kemanusiaan para relawan, sehingga setiap tindakan pertolongan dipahami sebagai bentuk ibadah.

“Relawan BAZNAS harus siap secara fisik, mental, dan spiritual. Dalam kondisi apa pun, nilai ibadah tetap menjadi pegangan. Sementara materi teknis seperti pertolongan pertama dan evakuasi kecelakaan air disampaikan oleh instruktur profesional dari PMI dan BPBD,” tambah Sartu.

Pada hari kedua, peserta mengikuti praktik lapangan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bogowonto. Simulasi tersebut dirancang untuk melatih ketepatan prosedur, kekompakan tim, serta keselamatan relawan dalam proses evakuasi korban kecelakaan air.

Pelatihan ini mendapat apresiasi dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, S.Sos. Ia menilai kegiatan tersebut sangat penting mengingat penanganan bencana di wilayah perairan memerlukan keterampilan dan pengalaman khusus.

“Evakuasi kecelakaan air memiliki risiko tinggi. Pelatihan semacam ini sangat membantu relawan agar mampu bertindak cepat, aman, dan terkoordinasi saat terjadi bencana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wasit berharap sinergi antarlembaga yang terbangun melalui pelatihan ini dapat mempercepat respons kebencanaan tanpa terhambat prosedur birokrasi saat situasi darurat.

BAZNAS Kabupaten Purworejo menegaskan bahwa misi Relawan BTB bersifat universal. Dana asnaf yang dialokasikan untuk program tanggap bencana digunakan untuk membantu seluruh korban bencana tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.

“Ketika bencana terjadi, prinsip kami adalah bergerak cepat dan membantu siapa saja yang membutuhkan atas dasar kemanusiaan,” pungkas Sartu Ali Muhsin

 

30/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo

Berita Terbaru

Seperempat Abad BAZNAS: 25 Tahun Mengabdi, Melayani Umat untuk Indonesia yang Lebih Kuat
Seperempat Abad BAZNAS: 25 Tahun Mengabdi, Melayani Umat untuk Indonesia yang Lebih Kuat
17 Januari 2026 menjadi penanda perjalanan penting bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang telah memasuki usia ke-25 tahun. Seperempat abad bukanlah waktu yang singkat. Ia adalah saksi atas ikhtiar panjang dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen strategis untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan umat. Dalam perjalanannya, BAZNAS terus bertransformasi—dari lembaga pengelola zakat yang bersifat administratif menuju institusi modern yang mengedepankan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata. Berbagai program pendayagunaan ZIS telah hadir menyentuh kebutuhan mustahik, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga respon kemanusiaan dan kebencanaan. Milad ke-25 ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan optimisme. Potensi zakat di Indonesia yang sangat besar merupakan peluang sekaligus amanah. Dengan meningkatnya kesadaran muzaki dan dukungan berbagai pihak, pengumpulan ZIS diharapkan terus tumbuh, tidak hanya secara nominal, tetapi juga dari sisi partisipasi dan kepercayaan publik. BAZNAS optimis bahwa zakat bukan sekadar kewajiban individual, melainkan kekuatan kolektif umat. Setiap rupiah ZIS yang ditunaikan adalah harapan baru bagi mereka yang membutuhkan dan langkah nyata menuju kemandirian sosial-ekonomi. Oleh karena itu, penguatan pengumpulan ZIS harus terus dilakukan melalui inovasi layanan, digitalisasi, kolaborasi lintas sektor, serta pendekatan yang humanis dan inklusif. Di usia ke-25 ini, BAZNAS meneguhkan komitmen untuk terus hadir sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan berdampak. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui jalur resmi, agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan. Milad ke-25 bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal langkah yang lebih kuat menuju masa depan zakat yang berdaya, umat yang sejahtera, dan Indonesia yang lebih berkeadilan
BERITA17/01/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Langkah Sehat Penuh Makna, BAZNAS Kabupaten Purworejo Semarakkan HAB Kemenag ke-80
Langkah Sehat Penuh Makna, BAZNAS Kabupaten Purworejo Semarakkan HAB Kemenag ke-80
Purworejo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo turut ambil bagian dalam kegiatan Jalan Sehat dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, Kamis (8/1/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti oleh jajaran ASN Kemenag, perwakilan lembaga mitra, tokoh agama, serta masyarakat umum. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Purworejo menjadi bentuk sinergi dan dukungan nyata terhadap semangat HAB ke-80 yang mengusung nilai kebersamaan, kesehatan, dan penguatan peran Kementerian Agama dalam melayani umat. Rute Jalan Sehat dimulai dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, dilanjutkan melalui Jl. H. Agus Salim, Masjid Baitussyarif, belok kiri menuju Lampu Merah Mranti, lurus ke selatan melalui Jl. Letjend Sarwo Edhi Wibowo, melintasi Rel Sindurjan hingga TK Tunas Rimba. Peserta kemudian berbelok kiri menuju Pasar Guron, belok kanan ke arah SMK Penabur, melewati Pojok Alun-alun, lalu belok kiri ke utara melalui Jl. Mayjend Sutoyo, melintasi Stasiun Lama, bekas Pasar Suronegaran, hingga Jl. Urip Sumoharjo. Rute berlanjut ke kiri menuju KSP Binamas, lurus melewati SPBU Suronegaran, belok kiri di Lampu Merah Plaza, dan berakhir kembali di Kantor Kemenag Kabupaten Purworejo sebagai garis finis. Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk peringatan HAB Kemenag ke-80, tetapi juga sebagai sarana mempererat ukhuwah, meningkatkan kebugaran jasmani, serta memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Kementerian Agama dalam pelayanan dan pemberdayaan umat. Dengan penuh semangat dan kebersamaan, kegiatan Jalan Sehat ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen seluruh elemen, termasuk BAZNAS Kabupaten Purworejo, dalam mendukung visi Kementerian Agama yang semakin berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat luas
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Paparkan Peran Strategis Pengelolaan Zakat dalam Rapat Kerja Komisi IV DPRD
BAZNAS Kabupaten Purworejo Paparkan Peran Strategis Pengelolaan Zakat dalam Rapat Kerja Komisi IV DPRD
Purworejo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo menghadiri Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) pada Selasa, 6 Januari 2026, di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo. Ketua BAZNAS KAbupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I dan Wakil Ketua, H.Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I hadir mewakili BAZNAS Kabupaten Purworejo dalam rapat kerja tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan DPRD dan Pemerintah Daerah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan ketahanan sosial di Kabupaten Purworejo. Dalam forum tersebut, BAZNAS Kabupaten Purworejo memaparkan berbagai program pengumpulan dan pendayagunaan ZIS yang telah dan sedang dilaksanakan, khususnya yang menyasar kelompok mustahik di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, serta penanganan kebencanaan. BAZNAS juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap pelaksanaan program. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Purworejo menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat harmoni sosial dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Sinergi dengan Kesbangpol dan FKUB dinilai penting dalam menjaga kondusivitas sosial serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat. Rapat kerja ini menjadi ruang dialog yang konstruktif bagi BAZNAS Kabupaten Purworejo untuk menyampaikan capaian, tantangan, serta rencana pengembangan program ke depan. Melalui dukungan dan pengawasan DPRD, diharapkan peran zakat dapat semakin optimal sebagai instrumen sosial dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Purworejo. Rapat kerja ditutup dengan penyampaian rekomendasi dan kesepahaman bersama sebagai dasar tindak lanjut antar lembaga guna memperkuat kolaborasi dan efektivitas program sosial kemasyarakatan di Kabupaten Purworejo.
BERITA07/01/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo dan Kemenag Kabupaten Purworejo Sinergi Tingkatkan Pelaporan dan Pendataan UPZ ZIS
BAZNAS Kabupaten Purworejo dan Kemenag Kabupaten Purworejo Sinergi Tingkatkan Pelaporan dan Pendataan UPZ ZIS
Purworejo — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I menjadi narasumber dalam kegiatan Pelaporan dan Evaluasi Pendataan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Agama Kabupaten Purworejo dan BAZNAS Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (30/12/2025) di PLHUT Kemenag Kabupaten Purworejo. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, H. Mukhlis Abdillah, S.Ag., MH. serta Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kemenag Kabupaten Purworejo, Muhamad Basuni, S.Ag dan diikuti oleh para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Purworejo serta Penyuluh Agama Islam dengan spesialisasi zakat. Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo menegaskan pentingnya akurasi dan ketertiban administrasi dalam pendataan serta pelaporan UPZ ZIS. Menurutnya, data yang valid dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung kelancaran proses audit dan perencanaan program pendistribusian zakat. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Kemenag dan BAZNAS. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat peran KUA dan Penyuluh Agama Islam sebagai garda terdepan dalam pembinaan UPZ dan edukasi perzakatan kepada masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya keseragaman sistem pelaporan UPZ sesuai regulasi yang berlaku. Evaluasi ini diharapkan mampu memetakan capaian sekaligus kendala di lapangan sebagai bahan perbaikan berkelanjutan. Melalui kegiatan pelaporan dan evaluasi ini, diharapkan pengelolaan ZIS melalui UPZ di Kabupaten Purworejo semakin tertib, terukur, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA30/12/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Mantapkan Sinergi Relawan Lewat Pelatihan Tanggap Bencana
BAZNAS Kabupaten Purworejo Mantapkan Sinergi Relawan Lewat Pelatihan Tanggap Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam melalui Pelatihan Tanggap Bencana bagi Relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Senin–Selasa (29–30/12/2025), sebagai upaya peningkatan kapasitas relawan dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya kecelakaan air. Pelatihan yang dipusatkan di Gedung PGRI Purworejo ini diikuti oleh 25 peserta terpilih dari berbagai unsur relawan lintas organisasi. Fokus utama kegiatan meliputi penanganan kecelakaan air, teknik evakuasi korban, serta penguatan koordinasi antarlembaga kebencanaan di Kabupaten Purworejo. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo sekaligus Ketua Panitia, H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I., menjelaskan bahwa pembentukan dan pembinaan pasukan BTB merupakan langkah strategis BAZNAS dalam merespons karakteristik geografis Purworejo yang rawan bencana, mulai dari kecelakaan laut, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem. “Setiap tahun BAZNAS mengalokasikan anggaran untuk penyegaran dan peningkatan kapasitas personel BTB. Relawan direkrut dari berbagai unsur, seperti BPBD, MDMC Muhammadiyah, hingga Ansor, agar tercipta sinergi dan kesiapan yang solid di lapangan,” ujarnya saat membuka pelatihan. Menariknya, pelatihan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, tetapi juga penguatan nilai spiritual. BAZNAS menyisipkan materi akidah sebagai fondasi kerja kemanusiaan para relawan, sehingga setiap tindakan pertolongan dipahami sebagai bentuk ibadah. “Relawan BAZNAS harus siap secara fisik, mental, dan spiritual. Dalam kondisi apa pun, nilai ibadah tetap menjadi pegangan. Sementara materi teknis seperti pertolongan pertama dan evakuasi kecelakaan air disampaikan oleh instruktur profesional dari PMI dan BPBD,” tambah Sartu. Pada hari kedua, peserta mengikuti praktik lapangan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bogowonto. Simulasi tersebut dirancang untuk melatih ketepatan prosedur, kekompakan tim, serta keselamatan relawan dalam proses evakuasi korban kecelakaan air. Pelatihan ini mendapat apresiasi dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, S.Sos. Ia menilai kegiatan tersebut sangat penting mengingat penanganan bencana di wilayah perairan memerlukan keterampilan dan pengalaman khusus. “Evakuasi kecelakaan air memiliki risiko tinggi. Pelatihan semacam ini sangat membantu relawan agar mampu bertindak cepat, aman, dan terkoordinasi saat terjadi bencana,” ujarnya. Lebih lanjut, Wasit berharap sinergi antarlembaga yang terbangun melalui pelatihan ini dapat mempercepat respons kebencanaan tanpa terhambat prosedur birokrasi saat situasi darurat. BAZNAS Kabupaten Purworejo menegaskan bahwa misi Relawan BTB bersifat universal. Dana asnaf yang dialokasikan untuk program tanggap bencana digunakan untuk membantu seluruh korban bencana tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan. “Ketika bencana terjadi, prinsip kami adalah bergerak cepat dan membantu siapa saja yang membutuhkan atas dasar kemanusiaan,” pungkas Sartu Ali Muhsin
BERITA30/12/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Ekonomi Kuat, Iman Mantap: BAZNAS Kabupaten Purworejo Berdayakan UMKM Muallaf
Ekonomi Kuat, Iman Mantap: BAZNAS Kabupaten Purworejo Berdayakan UMKM Muallaf
Purworejo — Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Purworejo kembali menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program Pemberdayaan UMKM Mualaf Melalui Ekonomi Kreatif. Pada Selasa (23/12/2025), BAZNAS Purworejo menyalurkan bantuan tambahan modal usaha tahap kedua kepada 20 pelaku UMKM mualaf di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo. Bantuan lanjutan ini diberikan sebagai hasil evaluasi dari program tahap pertama yang sebelumnya menyasar 30 mualaf. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 penerima dinilai berhasil mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Masing-masing penerima memperoleh tambahan modal usaha sebesar Rp. 1,5 juta guna memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus menjaga stabilitas usaha yang telah dirintis. Ketua Rumah Mualaf MUI Kabupaten Purworejo sekaligus Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I., menjelaskan bahwa indikator keberhasilan program tidak hanya dilihat dari keberlangsungan usaha, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran penerima manfaat untuk berinfak kembali ke BAZNAS. Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian dan kepedulian sosial di kalangan mualaf. Program ini dikemas secara komprehensif dengan mengintegrasikan penguatan akidah dan peningkatan kapasitas usaha. Materi penguatan iman disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo sekaligus Ketua MUI Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I., yang menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT sebagai pondasi ketenangan dan keberkahan usaha. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan manajemen bisnis dari Dinas Koperasi melalui PLUT DKUKMP Kabupaten Purworejo serta motivasi kewirausahaan melalui kisah inspiratif mualaf sukses. BAZNAS Purworejo berharap program ini dapat menjadi jaring pengaman sosial bagi mualaf agar tidak mengalami penurunan kesejahteraan, sekaligus mendorong lahirnya pelaku UMKM yang mandiri dan berdaya saing. Pada akhir kegiatan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan Kabupaten Purworejo, Ir. Hadi Pranoto, bersama Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo menyerahkan bantuan tambahan modal usaha secara simbolis kepada para penerima manfaat.
BERITA24/12/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Perkuat Literasi Zakat di PGRI Kecamatan Kaligesing
BAZNAS Kabupaten Purworejo Perkuat Literasi Zakat di PGRI Kecamatan Kaligesing
Purworejo — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo terus memperluas peran edukatifnya dalam meningkatkan literasi zakat dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I, dan Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I, sebagai narasumber dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang diselenggarakan oleh PGRI Cabang Kaligesing, pada Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung PGRI Kecamatan Kaligesing tersebut diikuti oleh 350 orang dari unsur guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia pendidik, tidak hanya dalam aspek profesionalitas keguruan, tetapi juga dalam pemahaman nilai-nilai sosial, keagamaan, dan kepedulian terhadap sesama. Dalam sesi pemaparan materi, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I. menyampaikan penjelasan komprehensif mengenai pengertian BAZNAS sebagai lembaga negara nonstruktural yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Ia juga menguraikan dasar hukum pembentukan BAZNAS, antara lain Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, serta regulasi turunannya yang menjadi landasan kerja BAZNAS di tingkat nasional hingga daerah. Lebih lanjut, H. Sartu Ali Muhsin menekankan bahwa pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) oleh BAZNAS dilaksanakan dengan prinsip aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI, sehingga dana yang dihimpun dapat disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Ia juga mengajak para pendidik untuk turut berperan aktif dalam mendukung gerakan zakat melalui edukasi dan keteladanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I, memaparkan secara rinci program-program unggulan BAZNAS Kabupaten Purworejo yang telah dan sedang dilaksanakan. Program tersebut meliputi bidang pendidikan, seperti bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa kurang mampu; bidang ekonomi, melalui pemberdayaan mustahik berbasis usaha produktif; bidang kesehatan, berupa bantuan layanan dan pendampingan kesehatan; serta bidang sosial dan kemanusiaan, termasuk respon kebencanaan dan bantuan bagi masyarakat rentan. Dalam pemaparannya, ia menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS dengan PGRI dan para pendidik sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran sosial dan menanamkan nilai kepedulian sejak dini kepada peserta didik. Menurutnya, guru memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam menumbuhkan karakter empati, gotong royong, dan solidaritas sosial di tengah tantangan zaman. Kegiatan peningkatan kapasitas ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias menyampaikan pertanyaan serta berbagi pandangan terkait peran zakat dan peluang kolaborasi program antara BAZNAS dan insan pendidikan di wilayah Kaligesing. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Purworejo berharap terjalin kerja sama yang semakin erat dengan PGRI dan seluruh pendidik dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan spiritual yang kuat, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo secara berkelanjutan
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Salurkan Rp1,8 Miliar Dana ZIS untuk Ribuan Penerima Manfaat
BAZNAS Kabupaten Purworejo Salurkan Rp1,8 Miliar Dana ZIS untuk Ribuan Penerima Manfaat
Purworejo — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menjelang akhir tahun 2025, BAZNAS Purworejo menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dengan total nilai mencapai Rp1.816.174.000,- kepada ribuan penerima manfaat di berbagai sektor. Penyaluran dana tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., pada Kamis (18/12/2025) di Pendopo Kabupaten Purworejo. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS yang dinilai transparan, profesional, dan konsisten dalam membantu masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I, menjelaskan bahwa dana ZIS yang disalurkan berasal dari berbagai sumber, yakni zakat sebesar Rp410.400.000,-, infak Rp258.570.000,-, penyaluran melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebesar Rp699.204.000,-, serta dana korwil sebesar Rp448.000.000,-. Khusus penyaluran melalui UPZ, dana sebesar Rp699,2 juta disalurkan kepada 2.386 penerima manfaat. Dana tersebut dialokasikan ke berbagai program, meliputi Program Pendidikan sebesar Rp348.509.850,- untuk 1.208 penerima, Program Kemanusiaan Rp249.187.600,- untuk 785 penerima, Program Ekonomi Rp126.524.750,- untuk 327 penerima, Bidang Kesehatan Rp43.239.400,- untuk 50 penerima, Dakwah dan Advokasi Rp22.398.400,- untuk 16 penerima, serta operasional sebesar Rp9.254.000,-. Tidak hanya fokus pada penyaluran rutin, BAZNAS Purworejo juga menunjukkan kepedulian dalam aksi kemanusiaan berskala nasional dengan membuka donasi bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera. Di tingkat daerah, BAZNAS aktif berkontribusi dalam program pengentasan stunting, penanggulangan Open Defecation Free (ODF), kegiatan TMMD, serta pembinaan mualaf bekerja sama dengan MUI Kabupaten Purworejo. “Kami juga terus meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan bersinergi bersama Pemda, BPBD, PMI, dan berbagai organisasi kemasyarakatan agar respon terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran,” ujar K.H. Achmad Hamid. Sementara itu, Bupati Purworejo menegaskan bahwa program-program BAZNAS sangat sejalan dengan visi RPJMD Kabupaten Purworejo Tahun 2025–2029, khususnya melalui program ‘Sejahtera Wargane’ dan ‘Religius Masyarakate’. “Zakat bukan hanya sekadar bantuan jangka pendek, tetapi instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Saya berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup para mustahik,” ungkap Bupati. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak para muzakki untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS agar pengelolaannya lebih terarah, terkoordinasi, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Salurkan Bantuan Anak Yatim Dhuafa pada Peringatan Hari Kesatuan PKK
BAZNAS Kabupaten Purworejo Salurkan Bantuan Anak Yatim Dhuafa pada Peringatan Hari Kesatuan PKK
Purworejo — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo menyalurkan bantuan sosial kepada anak yatim dhuafa dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang diselenggarakan di Kantor Kelurahan Purworejo, pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara BAZNAS Kabupaten Purworejo dengan Tim Penggerak PKK dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim dhuafa yang membutuhkan perhatian dan pendampingan sosial. Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis kepada para penerima manfaat dan disambut dengan penuh rasa syukur oleh anak-anak beserta pendamping. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak yatim dhuafa untuk terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan, ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar sinergi antara BAZNAS Kabupaten Purworejo, PKK, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin dalam membangun kesejahteraan sosial di Kabupaten Purworejo
BERITA17/12/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Salurkan Bantuan kepada 28 Petugas Penjaga Palang Pintu KA Non-ASN dalam Rangka HUT Korpri ke-54
BAZNAS Kabupaten Purworejo Salurkan Bantuan kepada 28 Petugas Penjaga Palang Pintu KA Non-ASN dalam Rangka HUT Korpri ke-54
Purworejo - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (HUT Korpri) ke-54, BAZNAS Kabupaten Purworejo menyalurkan bantuan kepada 28 petugas penjaga palang pintu Kereta Api (KA) Non-ASN yang bertugas di sejumlah titik perlintasan kereta api di Kabupaten Purworejo. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si. Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung hangat dan penuh apresiasi. Para petugas penjaga palang pintu selama ini dikenal sebagai sosok yang berada di garis depan dalam menjaga keselamatan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara. Peran mereka sangat vital, terutama di perlintasan tanpa palang otomatis yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi. Meski demikian, status mereka sebagai Non-ASN sering membuat mereka belum terjangkau program bantuan dari berbagai pihak. BAZNAS Kabupaten Purworejo menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan yang ditujukan bagi masyarakat prasejahtera yang memiliki kontribusi penting di tengah masyarakat. Petugas penjaga palang pintu Non-ASN menjadi salah satu kelompok yang layak mendapatkan prioritas karena peran sosial mereka yang signifikan serta kondisi ekonomi yang membutuhkan dukungan. Para penerima bantuan menyambut baik perhatian tersebut dan mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga mampu membantu meringankan beban kebutuhan harian. Dengan terlaksananya penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Purworejo berharap dapat memperluas jangkauan program pelayanan sosialnya, sekaligus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok-kelompok yang selama ini belum tersentuh bantuan secara optimal.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Salurkan Bantuan untuk Petugas Penyeberangan di Pertigaan Pasar Hewan Kutoarjo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Salurkan Bantuan untuk Petugas Penyeberangan di Pertigaan Pasar Hewan Kutoarjo
Purworejo — BAZNAS Kabupaten Purworejo kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyalurkan bantuan kepada petugas penyeberangan di pertigaan Pasar Hewan Kutoarjo pada Kamis (4/12/2025). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian kepada warga yang selama ini bekerja membantu kelancaran lalu lintas namun belum banyak tersentuh program sosial. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program BAZNAS Peduli, yang bertujuan menjangkau masyarakat prasejahtera dari berbagai kalangan, terutama mereka yang belum tercover bantuan dari lembaga lain. Petugas penyeberangan di area pasar hewan dipilih karena memiliki peran penting menjaga keselamatan pengguna jalan, khususnya pada hari-hari padat aktivitas pasar. Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud hadirnya BAZNAS di tengah masyarakat kecil yang membutuhkan. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dan disambut hangat oleh petugas penyeberangan yang menerima bantuan. Mereka mengaku sangat terbantu dan tidak menyangka akan mendapat perhatian dari BAZNAS. Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Purworejo berharap dapat terus memperluas jangkauan program sosial, memastikan zakat tersalurkan tepat sasaran, serta memperkuat peran lembaga dalam mengurangi beban masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Purworejo.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo menerima Kunjungan Studi Referensi Program Balai Ternak dari BAZNAS Kabupaten Jepara
BAZNAS Kabupaten Purworejo menerima Kunjungan Studi Referensi Program Balai Ternak dari BAZNAS Kabupaten Jepara
Purworejo — BAZNAS Kabupaten Purworejo menerima kunjungan dari BAZNAS Kabupaten Jepara pada Senin (3/11/25). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kegiatan Studi Referensi Program Balai Ternak Unggas. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam wawasan dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui sektor peternakan. Rombongan BAZNAS Kabupaten Jepara dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Jepara beserta jajaran pimpinan dan turut hadir Ketua MUI Kabupaten Jepara. Rombongan disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I, di Kantor BAZNAS Purworejo. Dalam pertemuan tersebut, pihak BAZNAS Jepara menanyakan berbagai hal mengenai pelaksanaan, pendampingan, dan keberlanjutan Program Balai Ternak Unggas yang telah dijalankan BAZNAS Purworejo. Ketua BAZNAS Purworejo menyampaikan bahwa program tersebut menjadi salah satu wujud nyata upaya BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Usai berdiskusi di kantor, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi Balai Ternak Unggas di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Rombongan disambut oleh Kepala Desa Ngadirejo, Agus Muzamil, beserta pendamping Balai Ternak dan ketua kelompok peternak. Dalam kesempatan tersebut, Agus Muzamil menyampaikan apresiasi sekaligus sejumlah masukan terkait pengembangan kemitraan dan peningkatan kapasitas kelompok ternak agar program semakin berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan memperkuat sinergi antar BAZNAS daerah dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi umat yang produktif dan berdaya saing.
BERITA04/11/2025 | Humas BAZNAS Purworejo
Samakan Visi, BAZNAS Kabupaten Hadiri Rakorda di Semarang
Samakan Visi, BAZNAS Kabupaten Hadiri Rakorda di Semarang
Bandungan — Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I bersama Wakil Ketua H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Jawa Tengah yang berlangsung pada 19–21 Oktober 2025 di Bandungan, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dalam rangka menyamakan visi, memperkuat sinergi, serta mengoptimalkan peran BAZNAS Kabupaten/Kota dalam penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan mustahik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. Noor Achmad, M.A., serta para pimpinan BAZNAS RI, yakni Saidah Sakwan, M.A. dan Dr. Imdadun Rahmat. Kehadiran jajaran pimpinan pusat memberikan arahan strategis mengenai arah kebijakan nasional pengelolaan zakat dan penguatan peran BAZNAS daerah “Rakorda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan visi BAZNAS Tumbuh, Umat Sejahtera. Kami bertekad untuk terus meningkatkan tata kelola zakat agar semakin profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar K.H. Achmad Hamid dalam kesempatan tersebut. Selain agenda Rakorda, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (Renja dan RKAT) Tahun 2026, serta pembahasan strategi optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat kabupaten/kota. Melalui forum koordinasi ini, diharapkan BAZNAS di seluruh Jawa Tengah dapat memperkuat kolaborasi lintas daerah dan membangun program sinergis untuk pengentasan kemiskinan berbasis zakat. Kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta sepakat untuk memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga utama pengelola zakat di daerah yang berorientasi pada pemberdayaan umat dan kesejahteraan masyarakat.
BERITA20/10/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Hadir dalam Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV
BAZNAS Kabupaten Purworejo Hadir dalam Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV
Purworejo — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo turut hadir dalam kegiatan Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Lapangan Desa Kalinongko Kecamatan Loano, Rabu (8/10/2025). Kegiatan tersebut berjalan dengan penuh semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Perwakilan BAZNAS Kabupaten Purworejo, Maryono menegaskan bahwa Kehadiran BAZNAS Kabupaten Purworejo dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang dilakukan melalui program TMMD. Kegiatan tersebut juga menunjukkan sinergi antara lembaga pemerintah, TNI, dan lembaga sosial dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui partisipasinya, BAZNAS Kabupaten Purworejo menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama yang sejalan dengan visi peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di daerah. Kehadiran BAZNAS dalam kegiatan ini semakin menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
BERITA08/10/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Salurkan Bantuan untuk Warga Ngombol dan Grabag
BAZNAS Kabupaten Purworejo Salurkan Bantuan untuk Warga Ngombol dan Grabag
Purworejo — Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I, menyalurkan bantuan sosial bagi warga masyarakat Kecamatan Grabag dan Ngombol. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., bertempat di RM Setia, Ngombol, Selasa (7/10/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kabag. Kesra Setda Kabupaten Purworejo, Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo, Camat Ngombol dan Pejabat lainnya yang bersama-sama menyaksikan penyaluran bantuan dari BAZNAS. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi bantuan pembangunan jamban, bantuan untuk masjid, dan bantuan syiar dakwah, dengan total nilai mencapai Rp. 10 juta. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kebersihan lingkungan masyarakat, sekaligus memperkuat kegiatan keagamaan di wilayah setempat. H. Sartu Ali Muhsin menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus wujud nyata pengelolaan zakat yang amanah dan bermanfaat. “Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan, memperkuat ukhuwah, dan memakmurkan masjid,” tuturnya. Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dalam membangun Purworejo yang lebih sejahtera dan religius.
BERITA08/10/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Hadiri Haflah Imtihan Tahfidz Santri di MAJT Semarang
Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Hadiri Haflah Imtihan Tahfidz Santri di MAJT Semarang
Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I menghadiri kegiatan Haflah Imtihan Tahfidz Semester 1 yang digelar oleh Pesantren Tahfidz Al-Qur'an MAJT-BAZNAS Jateng, bertempat di Aula Sekretariat Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang pada Senin (6/10/25). Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para santri dalam menunjukkan capaian hafalan Al-Qur'an yang telah mereka raih selama satu semester. Turut hadir Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. K.H. Achmad Daroji, M.SI dan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. Noor Achmad, M.A. Dalam acara tersebut, dua orang santri asal Kabupaten Purworejo yang saat ini menimba ilmu di pesantren tersebut turut ambil bagian. Kehadiran Ketua BAZNAS Purworejo menjadi bentuk dukungan dan perhatian langsung terhadap perkembangan pendidikan Al-Qur’an yang dibiayai oleh dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat. “Kami sangat bersyukur dan bangga melihat semangat para santri, termasuk dua santri dari Purworejo, dalam menghafal Al-Qur’an. Ini adalah investasi besar untuk masa depan umat,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo dalam sambutannya. Acara Haflah Imtihan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi hafalan, tetapi juga sarana silaturahmi antara pengelola pesantren, para santri, wali santri, serta para donatur dan pengurus BAZNAS dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Pesantren Tahfidz MAJT-BAZNAS merupakan program unggulan hasil kerja sama antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan pengelola MAJT, dengan fokus pada pembinaan santri penghafal Al-Qur'an yang berasal dari keluarga kurang mampu. Program ini menjadi bukti nyata pemanfaatan dana zakat untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak mulia. BAZNAS Kabupaten Purworejomengirimkan 2 santri terbaik untuk mengikuti program tersebut, sekaligus melakukan pembinaan lanjutan agar mereka kelak dapat mengabdikan diri di tengah masyarakat, khususnya dalam syiar Islam dan pendidikan Al-Qur’an.
BERITA07/10/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Laksanakan Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Banyumas
BAZNAS Kabupaten Purworejo Laksanakan Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Banyumas
Purworejo – Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan studi tiru ke BAZNAS Kabupaten Banyumas pada Rabu, 24 September 2025. Kegiatan berlangsung di Aula BAZNAS Banyumas mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB dengan diikuti 17 peserta dari Purworejo. Rombongan BAZNAS Purworejo dipimpin oleh sejumlah tokoh penting, antara lain: Amat Jainudin, S.Sos., Asisten I Setda Kabupaten Purworejo Andang Nugerahatara Sutrisno, S.STP., M.M., Kabag Kesra Setda Kabupaten Purworejo K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I, Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I, Wakil Ketua Bidang I BAZNAS Kabupaten Purworejo Perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo dan Badan Kesbangpol Kabupaten Purworejo Adapun tujuan utama kunjungan ini adalah untuk mempelajari manajemen pengelolaan, strategi, serta kebijakan yang telah diterapkan BAZNAS Banyumas. Hal ini didasari oleh berbagai prestasi yang berhasil diraih BAZNAS Banyumas, di antaranya capaian penghimpunan zakat terbesar se-Jawa Tengah, tim kebencanaan yang aktif, penerapan SOP yang konsisten, serta sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah. Ketua BAZNAS Banyumas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari Purworejo. “Kami senantiasa terbuka untuk berbagi pengalaman. Semoga apa yang kami jalankan dapat memberikan inspirasi dan bermanfaat untuk kemajuan BAZNAS Purworejo,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I, menegaskan bahwa studi tiru ini merupakan langkah penting dalam memperkuat tata kelola zakat di Purworejo. “Kami ingin belajar bagaimana BAZNAS Banyumas mampu menerapkan strategi yang efektif, sehingga nantinya dapat kami adaptasi untuk memperkuat pengelolaan zakat di Purworejo,” jelasnya. Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif, sesi tanya jawab, dan foto bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara BAZNAS Purworejo dan BAZNAS Banyumas dalam rangka mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
BERITA25/09/2025 | Humas BAZNAS Purworejo
BAZNAS Kabupaten Purworejo Gelar Rakor UPZ dan Berikan Penghargaan BAZNAS 2025
BAZNAS Kabupaten Purworejo Gelar Rakor UPZ dan Berikan Penghargaan BAZNAS 2025
PURWOREJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan sosialisasi sekaligus rapat koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Purworejo di Pendopo Kabupaten pada Senin (8/9/2025). Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 peserta dari unsur OPD, pimpinan UPZ, serta lembaga terkait. Kepala Sekretariat BAZNAS Purworejo, Eko S, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Daerah dengan BAZNAS, serta menghadirkan narasumber dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Selain sosialisasi, acara juga dirangkai dengan penganugerahan Baznas Kabupaten Purworejo Tahun 2025 kepada tujuh penerima terbaik yang dinilai berkontribusi dalam optimalisasi pengumpulan zakat di Purworejo. Para penerima penghargaan tersebut adalah: UPZ Kemenag Purworejo sebagai Pengumpul Zakat Terbanyak. UPZ RSUD Tjitrowardoyo sebagai UPZ Terbaik. UPZ Puskesmas Grabag sebagai UPZ Puskesmas Terbaik. UPZ SMPN 32 Purworejo sebagai UPZ Sekolah Terbaik. UPZ Wilcambidik Butuh sebagai UPZ Wilcambidik Terbaik. Kepala Desa Ngadirejo, Kaligesing sebagai Kepala Desa Pendukung Zakat Terbaik. Kelompok Penyuluh Agama Islam Kecamatan Purwodadi sebagai Pendukung Zakat Tingkat Penyuluh Terbaik. Menurut Eko, rakor ini juga menindaklanjuti Surat Edaran terbaru Bupati Purworejo tentang pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) yang mengatur potongan 2,5 persen dari gaji ASN melalui sistem payroll. Dari sekitar 12 ribu ASN, diperkirakan 9–10 ribu di antaranya beragama Islam sehingga menjadi potensi besar bagi penguatan pengumpulan ZIS. Ketua BAZNAS Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I, mengapresiasi dukungan seluruh pihak dan menegaskan komitmen lembaganya dalam menjaga akuntabilitas. BAZNAS Purworejo telah melalui audit keuangan oleh KAP Drs. Soeroso Dono Sapoetro dengan opini Wajar, serta audit syariah oleh Kanwil Kemenag Jateng. Hingga Agustus 2025, BAZNAS Purworejo berhasil mengumpulkan dana ZIS sebesar Rp 5,8 miliar dengan penyaluran Rp 4,3 miliar atau sekitar 74 persen dari total penghimpunan. Dana tersebut disalurkan kepada 6.884 penerima manfaat melalui distribusi zakat sesuai ashnaf maupun program prioritas seperti kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga dakwah. Selain itu, BAZNAS juga menjalin sinergi dengan berbagai OPD, di antaranya program pencegahan stunting bersama Dinas Sosial, bantuan bencana bersama BPBD, rumah layak huni bersama Dinas Perkimtan, hingga mudik gratis bersama Dishub. Dukungan serupa juga datang dari RSUD Tjitrowardoyo, TNI Kodim 0708, Kemenag, DMI, hingga MUI Purworejo. Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa potensi zakat di Purworejo harus dikelola secara maksimal dan profesional. “Melalui ZIS, kita berharap terwujud masyarakat Purworejo yang semakin sejahtera dan berdaya menuju visi Purworejo Berseri,” ujarnya
BERITA09/09/2025 | Humas BAZNAS Purworejo
Kepala Desa Ngadirejo Kabupaten Purworejo Raih BAZNAS Awards 2025
Kepala Desa Ngadirejo Kabupaten Purworejo Raih BAZNAS Awards 2025
Kepala Desa Ngadirejo, Agus Muzamil, M.Pd., berhasil meraih penghargaan bergengsi Baznas Awards 2025 dalam kategori Kepala Desa Pengelolaan Zakat Terbaik. Penghargaan ini diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat di tingkat desa. Melalui kepemimpinan Agus Muzamil, Desa Ngadirejo dinilai mampu menghadirkan tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, serta berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Selain meningkatkan kesadaran warga untuk menunaikan zakat, inisiatif yang digagas juga berhasil menyalurkan dana zakat secara tepat sasaran, baik untuk membantu masyarakat kurang mampu, mendukung program pendidikan, maupun memberdayakan ekonomi produktif desa. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk terus mengembangkan potensi zakat sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi umat.
BERITA29/08/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Purworejo
BAZNAS Kab. Purworejo Hadiri Rakornas 2025, Perkuat Sinergi dengan Program Nasional
BAZNAS Kab. Purworejo Hadiri Rakornas 2025, Perkuat Sinergi dengan Program Nasional
Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo, K.H. Achmad Hamid, S.Pd.I beserta Wakil Ketua, H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI Tahun 2025 yang digelar pada 26–29 Agustus 2025 di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta. Rakornas tahun ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung Astacita” yang selaras dengan visi BAZNAS RI untuk memperkokoh kelembagaan zakat dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Rakornas BAZNAS 2025 menjadi forum penting bagi seluruh pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia untuk merumuskan arah kebijakan strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kegiatan ini juga membahas upaya memperkuat peran BAZNAS sebagai mitra pemerintah dalam pencapaian Astacita Presiden, yaitu delapan cita-cita pembangunan nasional yang menekankan pertumbuhan ekonomi inklusif, pengentasan kemiskinan, dan penguatan ketahanan sosial. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI menekankan pentingnya Digitalisasi layanan zakat untuk memudahkan muzaki, Sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam program pemberdayaan mustahik, Penguatan kapasitas amil melalui pelatihan dan sertifikasi. Optimalisasi distribusi zakat yang berdampak langsung pada pengurangan angka kemiskinan ekstrem. K.H. Achmad Hamid menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS Purworejo dalam Rakornas ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional. “Rakornas ini memberikan arah yang jelas bagi BAZNAS Kabupaten Purworejo dalam melaksanakan program-program zakat yang lebih efektif, transparan, dan sesuai dengan target pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung pengentasan kemiskinan di Purworejo,” ungkapnya. Wakil Ketua, H. Sartu Ali Muhsin menambahkan bahwa hasil Rakornas akan segera ditindaklanjuti melalui penyusunan program kerja yang berkesinambungan dengan RKAT BAZNAS Purworejo 2026. Rakornas BAZNAS sendiri merupakan agenda tahunan yang menghimpun seluruh jajaran pimpinan BAZNAS di Indonesia. Selain membahas capaian kinerja tahun berjalan, forum ini juga menetapkan target, strategi pengumpulan dan pendistribusian ZIS, serta memperkuat tata kelola yang akuntabel dan profesional. Dengan keikutsertaan aktif BAZNAS Purworejo, diharapkan program zakat di daerah semakin berdampak, sejalan dengan upaya pemerintah menekan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun 2029
BERITA27/08/2025 | Humas BAZNAS Kab. Purworejo
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat